Bansos Pemerintah

Bantuan Sosial yang Akan diperpanjang Pemerintah

Sehubungan dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pemerintah berinisiatif dalam membantu masyarakat dengan memperpanjang serta menambah bantuan sosial. Untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional, bantuan sosial yang akan ditambah dan mendapat perpanjangan ada 7 macam, yakni:

Bantuan Beras Bulog

Pemegang kartu sembako dan kartu BST akan mendapat pertambahan bantuan berupa beras bulog seberat sepuluh kilogram. Bantuan ini juga bertujuan untuk membantu petani dengan cara membeli hasil panen mereka.

Kartu Sembako

Penerima bantuan kartu sembako akan mendapatkan pertambahan sebesar 400 ribu Rupiah. Penerima bantuan akan menerima uang sebesar 200 ribu Rupiah perbulan selama 14 bulan.

Bantuan Sosial lama

Penerima bantuan sosial yang telah terdaftar akan terus mendapat bantuan sebanyak 300ribu Rupiah selama enam bulan.

BACA JUGA  Mengenal Reksadana, Jenis cara kerja dan Keuntungannya

Bantuan Sosial Tunai baru

Jumlah penerima kartu bantuan sosial tunai akan ditambah, yang akan dipilih adalah masyarakat yang bukan pemegang kartu sembako ataupun BST. Jumlah bantuannya sendiri adalah sebesar 200 ribu Rupiah per bulan.

Kartu Prakerja

Pertambahan dana bagi kartu adalah sebesar 10 triliun Rupiah.

Jadi setiap penerima bantuan akan mendapatkan dana pelatihan sebanyak 1juta Rupiah, dan dana kompensasi khusus sebanyak 600 ribu per bulan selama empat bulan. Serta dana sebanyak 50ribu Rupiah setiap pengisian survey.

Bantuan Tarif Listrik

Bantuan ini dijadwalkan akan berakhir pada bulan September, tetapi kini akan diperpanjang hingga bulan Desember. Bantuan yang akan diberikan dalam bentuk potongan langsung saat pembayaran atau saat penerima bantuan membeli token. Pengguna listrik bertegangan 450 akan mendapat potongan setengah harga, sementara untuk pengguna listrik bertegangan 900 mendapat potongan seperempat dari harga total pemakaian.

Kuota Internet untuk pendidikan

Karena belajar daring masih harus diperpanjang, pemerintah kembali mengeluarkan dana untuk kuota internet. Bantuan ini sebenarnya dijadwalkan akan berakhir pada bulan Mei, tapi karena adanya PPKM, bantuan akan diperpanjang hingga bulan Desember. Pemerintah menambah dana sebesar 5,54 triliun Rupiah untuk kuota internet tersebut, jadi total dana yang disiapkan untuk kuota internet adalah sebanyak 8,54 triliun Rupiah. Dana tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan belajar mengajar hingga bulan Desember 2021.

BACA JUGA  Ibu Felicia Tissue Sentil Keluarga Presiden, Ali Mochtar ngabalin Berkomentar

Cara mengecek anda termasuk penerima bantuan yang mana

Untuk mengecek apakah anda penerima bantuan dan bantuan apa yang anda dapatkan bisa anda cek di situs resmi Kementrian Sosial. Caranya dengan membuka tautan berikut: https://cekbansos.kemensos.go.id

Selanjutnya anda akan diminta untuk menginput data diri anda, seperti provinsi,  kabupaten atau kota, kecamatan dan desa serta nama lengkap anda sesuai ektp. Anda juga akan diminta untuk memasukkan kode chaptcha berupa 8 huruf acak,  dengan spasi diantara per 4 huruf. Selanjutnya anda tinggal melakukan pencarian dengan mengetuk tombol cari data.

Nantinya situs akan mencantumkan alamat lengkap anda, apakah anda termasuk penerima bantuan atau tidak, dan bantuan apa yang berhak anda terima.

BACA JUGA  Bantuan Beasiswa untuk anak pedagang dari KahmiPreneur dan Sandiaga

Anda kurang mampu tapi tidak menerima bantuan

Ada banyak terjadi, warga yang berhak menerima bantuan tapi malah tidak menerima bantuan. Selain karena pejabat yang nakal, hal tersebut sebenarnya dapat terjadi karena berbagai hal, salah satunya adalah karena persoalan saat pendataan. Seperti yang diutarakan oleh salah satu kader berinisial HS (41) yang berlokasi di Desa Lembang-Bandung Barat.

“Warga terkadang enggan untuk didata dan menghindari sensus dengan berbagai alasan, bahkan terkadang sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak menyenangkan”  Ujar HS.

“Pendataan yang seharusnya selesai dalam jangka waktu 3 minggu, akhirnya molor sampai satu setengah bulan karena banyak yang tidak kooperatif”

“Akhirnya data yang kami dapatkan pun tidak bisa 100 persen” Pungkasnya.

Hal tersebut tentu berpengaruh, karena pendataan jadi terhambat, dan mempengaruhi data yang akan disampaikan ke pusat. Pemerintah telah menyiapkan berbagai bantuan di masa yang sedang sulit ini, hal tersebut sepatutnya didukung dan diawasi oleh berbagai kalangan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *