Margin Call

MC Bukan Kehabisan Dana, Lalu Apa Sih Yang dimaksud Margin Call?

wartakita.net – “Awas jangan open lot gede, entar margin call loh” kata salah satu teman di forum diskusi forex, Kebetulan kala itu saya masih baru mencoba menyelami dunia forex. Mendengar komentar tersebut , bukan mengerti melainkan bingung apa sih yang dimaksud margin call.

Setelah kejadian tersebut lalu saya mencoba googling mencari tahu tentang pengertian margin call  dalam istilah trading forex. Setelah mendapatkan jawaban baru ngeh ternyata margin call atau yang juga sering disebut MC adalah rugi alias modal habis, begitu menurut informasi yang saya baca.

Sebenarnya benar sih, namun menurut kacamata saya Margin call berbeda dengan penjelasan yang saya baca dari situs tersebut. Lalu apa? 

Pengertian Margin Call

Sebelum membahas langsung tentang margin call kami akan menjelaskan fakta terlebih dahulu, supaya nyambung dengan margin call.

Perlu diketahui seseorang untuk dapat trading dipasar forex dibutuhkan kekuatan modal yang besar yakni  sekitar 10rb hingga 100rb US dollar sebagai jaminan untuk dapat membuka perdagangan sejumlah 1 lot, nah maka jaminan tersebut lah yang disebut margin.

Margin call sendiri merupakan fasilitas yang diberikan broker yang berfungsi untuk memperingati trader jika saldo atau equitas hampir habis akibat floating loss.

Maka apabila kerugian terus bertambah hingga kekuatan saldo terus berkurang dan hingga akhirnya tidak cukup untuk terus melakukan transaksi maka secara otomatis beberapa perdagangan yang sedang aktif akan terpaksa diberhentikan oleh broker, maka kejadian tersebut disebutlah stop out.

Menurut dari sudut pandang kami dengan adanya MC atau margin call adalah fitur yang berguna sebagai alam kepada para trader agar lebih bijak dalam melakukan open posisi dengan lot tak wajar.

Cara Menghindari Margin Call dan Stop Out

Hampir 100% dari para trader pernah mengalami yang namanya loss akan tetapi hanya 80% dari mereka yang pernah mengalami yang namanya margin call. Pertanyaannya bagaimana cara mencegah margin call? Untuk mengetahui jawabannya yuk lanjut baca sampai selesai.

#1.  Jangan Trading Menggunakan Margin

Ini adalah cara efektif menghidari margin call. Ber trading tanpa menggunakan margin adalah cara yang sehat. Margin hanya dapat mengganggu psikologi sehingga memungkinkan untuk entry posisi dengan lot yang tidak wajar?

#2. Gunakan Margin Yang Cukup

Jika sebelumnya kami merekmondasikan trading tanpa menggunakan margin, itu jika saldo di akunmu terbilang cukup tangguh. Lalu kenapa harus menggunakan margin yang cukup?

Karena pada dasarnya, untuk menghindari Stop Out, trader harus memastikan untuk memiliki margin yang cukup sehingga dapat mempertahankan posisi yang sedang berjalan.

Pastikan Equity akun kamu masih berada di atas 50% dari margin yang digunakan untuk perdagangan yang sedang berjalan untuk menghindari stop out. Oleh karena itu semakin tinggi persentase Margin Level, maka semakin kecil pula lah kemungkinan terjadi Stop Out.

#3. Open Posisi dengan Lot Kecil

Sebagian besar dari para trader yang mengalamai stop out, mereka sebelumnya sembarangan dalam menentukan lot open posisi dan tidak menyesuaikan dengan ekuitas akunnya. Jadi solusinya ialah entry dengan lot kecil memungkinkan untuk menghindari margin call.

#4. Memasang Stop Loss

Memasang stop loss juga termasuk cara paling efektis untuk mencegah stop out karena dengan menentukan ST secara otomatis akan menutup perdagangan secara otomatis dan tentunya mencegah floating loss semakin tinggi.

Akhir Kata

Sebenarnya banyak yang salah prespektif tentang  apa itu margin call,  sebagian dari mereka menganggap MC adalah kehabisan modal. Akan tetapi anggapan tersebut tak sepenuhnya salah, namun lebih tepatnya margin call adalah fasilitas dari broker yang berfungsi sebagai alarm bahwasanya laverage telah memasuki masa siaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *