Cara Trading Forex Menggunakan Metode SNR

Cara Trading Forex Forex Menggunakan Metode SNR

wartakita.net – Trading menggunakan metode penentuan titik support dan resistence adalah salah satu strategi trading yang sering kali diaplikasikan banyak orang, baik trader pemula maupun master trader sekalipun. Alasannya tak lain Karen analisa dan open opsisi dengan strategi tersebut memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi.

Nggak mudeg, apa sih maksudnya?? Oke jika kamu masih baru dalam dunia trading mungkin kedengarannya sesuatu yang asing, tapi tenang saja karena kami akan membahas mengenai strategi trading dengan SNR hingga tuntas. Jadi jangan kemana – mana dulu, tetap di blog wartakita.net.

Aplikasi Sadap WA

#3. Mobile Client Whatasapp

Metode yang ketiga ini menggunakan aplikasi tambahan yaitu mobile client whatsapp, sebenarnya konsepnya sama dengan metode yang pertama namun pada metode ke 3 ini hanya menggunakan bantuan aplikasi yang dapat kamu unduh secara gratis melalui google playstore.

#4. Spymaster Pro

Berbeda dengan ke 3 metode diatas, metode ini menggunakan bantuan aplikasi berbayar yaitu Spymaster Pro. Dengan bantuan aplikasi tersebut kamu tidak hanya dapat melihat aktivitas WA pasanganmu melainkan dapat memonitoring segala aktivitas yang dihp pasanganmu seperti facebook, messenger dan kegiatan lainnya.

#5. Mobistealth

Mobistealth adalah aplikasi berbayar yang juga dapat dipakai untuk memonitoring segala aktivitas di hanphone pasanganmu. Aplikasi ini tidak hanya dapat dipasang pada android, melainkan juga ke platform lain seperti iphone dan windows.

 

Sadap WA adalah salah satu kegiatan yang tidak diperbolehkan karena dapat merugikan seseorang, kami tidak bertanggung jawab atas kerugian pihak manapun, karena tujuan pada postingan ini hanyalah bentuk edukasi semata.

 

Pengertian Support dan Ressistence

Sebelum membahas kepada strategi, alangkah baiknya jika kami menjelaskan terlebih dahulu apa sih yang dimaksud support dan ressistence.

Support

Adalah sebuah sebutan saat dimana harga suatu pair yang harganya menunjukkan penurunan, atau juga bisa disebut lantai. Jika harga telah menyentuh titik support biasanya aka nada pembalikan arah tak jarang kesempatan tersebut banyak dimanfaatkan oleh trader untuk open posisi buy.

Ressistence

Berbeda dengan support, ressitence adalah keadaan dimana saat itu chart menyentuh harga tertinggi dalam suatu waktu, dan jika suatu pair tidak dapat menembus titik ressistence, biasanya trader akan melakukan open posisi sell, karena jika hal tersebut terjadi kemungkinan besar akan terjadi pembalikan arah.

Dari penjelasan diatas mungkin teman – teman sudah ada sedikit pandangan tentang strategi SNR. Memang sih kedengarannya gampang dan simple banget, namun ternyata nggak juga loh karena hal yang sulit ialah menentukan dimana titik support dan dimana titik ressistence.

Namun tenang saja, semuanya akan kita bahas tuntas pada kesampatan kali ini.

Cara Menentukan Titik Support dan Resistence

Simak pejelasan kami hingga selesai untuk menghindari kesalah pahaman:

Untuk menentukan titik support dan resistence, pertama buka chart terlebih dahulu

Selanjutnya kamu harus mengetahui keadaan market apakah sedang down trend atau up trend, caranya cukup menghubungkan seperti gambar dibawah ini.

Jika kita amati gambar tersebut menunjukkan harga pair euro USD sedang mengalami down trend yang artinya trend turun. Jika keadaan market seperti gambar diatas maka saat itu kita dilarang untuk open posisi buy, yah memang sih masih ada kesempatan untuk open buy, namun menurut kami cukup beresiko.

Selanjutnya hubungkan titik harga tertinggi dan terendah dalam time frame 1 hari, hasilnya seperti gambar dibawah ini. Garis merah menunjukkan itu adalah titik support dan warna biru ialah resisten. Lihat gambar dibawah ini.

Jika kita lihat, market terus mengalami down trend dan akhirnya menyentuh titik support, maka kesempatan itulah dapat kita manfaatkan untuk open posisi buy, karena kemungkin besar market akan mengalami pembalikan arah.

Mungkin dari teman – teman berfikir, itu kan down trend, harusnya kan follow the trend.  Yaps pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah, karena seperti apa yang telah kami jelaskan pada postingan sebelumnya tentang cara profit dari teknik follow the trend.

Kami melakukan open posisi buy alias melawan arah, karena jika dilihat dari keadaan market yang tidak dapat menembus titik support, itu berarti market akan mengalami up trend.

Akhir Kata

Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun, Karen trading adalah aktivitas beresiko tinggi dan sekali lagi tidak ada analisa yang 100% akurat. Demikian pembahasan mengenai bagaimana trading forex dengan strategi SNR, semoga dapat membantu. Terimakasih